• UCAPAN BUNG KARNO ITU MENGHIPNOTISKU
    Ada satu ucapan Bung Karno yang pertama kali saya baca dalam kumpulan Kata-kata mutiara Bung Karno yang saya temukan di Google disalah satu.......

Pembobolan Bank, adakah kaitannya dengan Partai

Wednesday, May 11, 2011


Maraknya pembobolan Bank akhir-akhir ini sudah dianggap sebagai fenomena yang biasa. Seperti halnya Kasus Century tahun 2009, menjelang Pemilu Presiden dan pasca Pemilu legislatif yang berakhir dengan tersingkirnya Menteri Keuangan Srimulyani Indrawati dari jabatannya. Kasus ini sempat begitu hebohnya, hingga kini tidak jelas nasibnya. Sementara nasabah yang menjadi korban mungkin sudah ada yang menjadi gila.

Sekarang menjelang Pemilu 2014, pembobolan Bank kembali marak, pembobolan Citibank dan Bank Mega yang juga merugikan nasabahnya. Apakah ini merupakan modus yang paling aman untuk mendapatkan uang dengan jumlah yang besar ? Bisa jadi ya, kalau saja kasus Century yang begitu besar bisa aman-aman saja, maka ada kemungkinan pembobolan Bank ini bisa menjadi kasus yang biasa.

Seperti yang dikatakan Gubernur BI. Darmin Nasution Pada media,
“Pembobolan dana di perbankan diakui Bank Indonesia (BI) sulit dihapus, namun bisa diminimalisir. Pembobolan (fraud) layaknya maling yang tak pernah kapok.”

Adakah pernyataan Gubernur BI ini sebagai sebuah isyarat bahwa beliau sudah cukup memahami permainan ini, sehingga pembobolan dana bank dianggap sesuatu yang sudah sulit untuk ditanggulangi. Bisa dibayangkan bagaiman kekuatiran masyarakat terhadap dananya di bank, memang sih bank mengganti kerugian yang dialami nasabah, tapi seberapa besar kerugian yang mampu diganti sama bank, bukankah pada akhirnya akan menggunakan dana talangan dari sindikasi beberapa untuk menutupinya. Apakaha ini suatu bentuk modus korupsi baru yang paling aman bagi pelakunya?

Kasus-kasus pembobolan dana nasabah bank di Indonesia yang terkuak saat ini antara lain adalah kasus pembobolan dana di Citibank oleh Malinda Dee.
Lalu pembobolan dana Elnusa di Bank Mega Rp 111 miliar dan pembobolan dana Pemkab Batubara, Sumut di Bank Mega Rp 80 miliar.

Semua kasus ini sampai sekarang masih terus dalam proses hukum dan penyelidikan, bisa jadi kasus-kasus ini akan kembali hilang tertiup angin. Tidak berburuk sangka pada para politisi dan partai politik, karena sebuah partai sangat membutuhkan dana opersional yang cukup besar, lebih-lebih menjelang pemilu. Sementara kita ketahui, sumber dana partai itu sebenarnya dari mana..apakah hanya iuran anggota, seberapa besar iuran anggota bisa dikumpulkan membiaya partai, atau bisa jadi dari bantuan pengusaha swasta, nah pengusaha inipun pastinya mendapatkan jatah proyek terlebih dahulu baru bisavmembantu partai, bukankah itu artinya Pat Gulipat antar pengusaha dan partai. Logika seperti inilah yang menyebabkan pemberantasan korupsi itu bisa dikatakan sebagai hanya isapan jempol. Simbiosis Mutualism yang terjadi tanpa disadari sudah merugikan negara secara tidak langsung.

Sumber :y

http://www.detikfinance.com/read/2011/05/11/124514/1637211/5/bi-pembobolan-dana-di-bank-tak-akan-berhenti

1 comments:

{ Jack Soetopo } | May 31, 2011 at 1:41 AM said...

maaf mas Aji saya punya akun dibredel sama sby dan koncon2nya

Reply To This Comment

Post a Comment

Berita Terbaru

Komentar Terbaru

Total Pageviews

Tamu Harap Lapor